Tips Dan Trik

Lemhannas Kerja Sama Dengan Empat Lembaga Aceh

Banda Aceh, 3/12 (Antara) - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia menjalin kerja sama dengan empat lembaga di Provinsi Aceh guna meningkatkan pemahaman nilai-nilai kebangsaan di daerah setempat.
       
"Kerja sama dengan keempat lembaga tersebut merupakan salah satu langkah penyebaran nilai-nilai kebangsaan di seluruh kawasan," kata Gubernur Lemhannas RI Prof Dr Budi Susilo Soepandji disela-sela penandatanganan kerja sama di Aula Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh, Selasa.
        
Adapun keempat lembaga yang bekerja sama dengan Lemhannas RI tersebut masing-masing Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh dan Majelis Adat Aceh (MAA).
       
Menurut dia, kerja sama dengan keempat lembaga tersebut merupakan hal yang ditunggu-tunggu untuk mengembangkan nilai-nilai kebangsaan di lembaga pendidikan, masyarakat dan dunia kerja.
        
"Perguruan tinggi memiliki peran yang cukup besar untuk memberikan pemahaman nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi," katanya.
         
Dijelaskannya, kerja sama yang dilakukan tersebut juga merupakan bagian dari tindak lanjut dari pemaparan Menkopolhukam terhadap skenario dan pemetaan terhadap penyebaran nilai-nilai kebangsaan di seluruh Tanah Air.
       
Ia mengatakan Monkopolhukam terus berkoordinasi dengan kementerian terkait dalam meningkatkan nilai-nilai kebangsaan untuk pendidikan di perguruan tinggi, sekolah menengah atas, Sekolah menengah pertama, sekolah dasar dan pendidikan anak usia dini.
       
"Lemhannas berharap Unsyiah dan UIN Ar-Raniry menjadi simpul berpijak para pemikir nasional yang ada di provinsi ini dalam mengembangkan nilai-nilai kebangsaan di masa mendatang," kata Budi Susilo.
       
Kerja sama itu masing-masing ditandatangani Rektor UIN Ar-Raniry Prof Farid Wajdi Ibrahim, Unsyiah diwakili Purek Bidang kerja sama Prof Darussman, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU Aceh) Tgk H Gazali Mohd Syam dan Majelis Adat Aceh diwakili wakil ketua A Rahman Kaoy.
       
Dalam penandatanganan kerja sama tersebut juga dihadiri Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Pandu Wibowo, Wakaploda Aceh Brigjen Pol Husein Hamidi dan sejumlah muspida lainnya.(Muhammad Ifdhal)
Share this post :
Tips Dan Trik
Tips Dan Trik
 
Design By Gamiah | CSS | Support
Copyright © 2013. Antara Aceh
Pedoman Media Siber
REDAKSI